Bisnis Modal Kecil 2015 – Usaha Camilan

 Bisnis Modal Kecil, Peluang Usaha

Peluang Bisnis Camilan Sehat Non-MSG dengan Modal Kecil

Bisnis Modal Kecil 2015Usaha di bidang makanan ringan bisa dibilang bisnis modal kecil tapi menguntungkan, betapa tidak, dengan modal seadanya kita bisa memulai usaha ini. Baik menjadi pengecer maupun memproduksi dalam jumlah sekala kecil maupun besar. Bisnis modal kecil 2015 ini masih akan didominasi oleh banyaknya usaha dibidang makanan ringan.

Makanan ringan atau camilan yang beredar di pasaran banyak sekali macamnya, dari yang buatan pabrik besar sampai buatan industri rumahan. Namun, sebagian besar mengandung zat aditif kimia tambahan. Jika zat tersebut memang diperuntukkan untuk makanan tentunya tak jadi masalah, asal sesuai ambang batas yang diizinkan. Vetsin / MSG adalah bahan kimia yang ditambahkan ke dalam makanan untuk memberikan cita rasa tersendiri.

Dengan bumbu-bumbu natural dari alam sebenarnya sudah cukup bisa membuat makanan menjadi enak & gurih. Oleh karena MSG harganya sangat murah, maka sering dipakai oleh pelaku industri makanan untuk menguatkan rasa produk mereka dengan biaya rendah. Keripik merupakan makanan ringan yang sering ditambahkan MSG di dalamnya, terutama keripik dengan cita rasa asin, seperti keripik tempe, keripik jamur, keripik singkong, dll.

Karena bahan utama keripik tersebut bercita rasa tawar, maka industri makanan pun berinovasi dengan menambahkan perasa. Jadi selain MSG, bahan kimia yang ditambahkan dapat berupa perasa buatan, pewarna, bahkan pengawet makanan. Pada dasarnya bahan-bahan kimia tambahan tersebut diizinkan namun tetap dalam batas tertentu, tetap saja jika dikonsumsi di atas ambang batas dapat menimbulkan gejala penuruan kesehatan. Apalagi kita tak bisa memantau, apakah suatu makanan yang dikonsumsi mengandung bahan kimia atau tidak. Karena terkadang pabrikan terutama industri makanan rumahan tak mencantumkan komposisi produknya secara detail.

Berinovasi meciptakan makanan ringan atau camilan sehat bisa menjadi ladang bisnis baru odal kecil bagi kita ditahun 2015 ini. Kita pun bisa meniru seperti yang dilakukan Dyah Purana yang selama ini malang melintang dalam bisnis keripik tempe & jamur bebas MSG. Keripik tempe tersebut sangat terkenal di kota Malang. Kebanyakan produk keripik selama ini menggunakan MSG, dan bahan perasa tambahan kimia lain. Dan itulah yang membuat Ia tergerak untuk menciptakan makanan ringan sehat.

Dyah mencoba membuat keripik tempe non-MSG dan rasanya pun tak kalah enak. Karena masyarakat awam kebanyakan berasumsi, keripik tanpa MSG pasti rasanya hambar. Dengan penambahan bumbu-bumbu alami yang memang dipakai untuk bumbu adonan tepung keripik tempe, rasanya tetap enak meski tanpa MSG. Tapi rasa gurihnya memang tak setajam jika menggunakan MSG, ini gurihnya ‘mild’, dan tak membikin kita eneg.

Keripik tempe dari kota Malang terkenal dengan aneka rasa, selain rasa original ada aneka rasa barbeque, balado, keju, dsb. Dyah pun berkesperimen lagi untuk membuat perasa dari bahan alami, seperti misalnya rasa keju. Bumbu keju bisa dibikin dari keju bubuk ditambah protein whey untuk menguatkan rasa kejunya. Jadilah keripik tempe dengan perasa keju alami. Memang produk ini menjadi agak mahal, tapi tidak berefek negatif bagi kesehatan dibanding dengan produk keripik pada umumnya.

Inovasi baru dalam mengolah makanan bisa saja menjadi bisnis modal kecil tapi menguntungkan di tahun 2015 ini. Kita pun bisa bereksperimen dengan menciptakan makanan sehat lainnya.


Author: